Terima kasihku

Terpaksa diam..

Saat bicarapun seakan percuma

Saat keluhpun tak penting untuknya..

Seakan dituntut tanpa kabar,terbiasa sendiri tanpa mencari..

Bukan,bukan aku lelah..

Aku hanya merasa ,aku tak lagi indah untuknya..

Ntah apa,kenapa..??

Ntahlah..!!

Yang jelas disini aku mulai belajar berjalan perlahan,walau harus tertatih-tatih aku pasti bisa..

Bisa membiasakan diri tanpa ada hadirnya..

Mungkin meski aku bisa ,aku bukan lupa pada dia,ini sekedar terbiasa..

Do’a,sering dia ucapkan saling mendoakan..

Iya,mungkin hanya do’a..

Do’aku untuk dia semoga dia bahagia dengan caranya..

Diskusi,dulu dia sering bicara suka diskusi..

Jelaskan,dulu dia selalu bicara saling percaya dan terbuka tanpa harus minta dijelaskan..

Sibuk,mungkin dia sibuk..

Atau mungkin aku bukan pelipur lelahnya..

Dan kini saat tanya tak ada jawabnya..

Mungkin dia sedang mendidik keras hati ini,dimana kecewa tak harus bertanya,dimana rindu tak harus menyapa,perhatian tak lagi harus diprioritaskan..

Mengeluh,mungkin dia mengajarkan hidup tanpa harus mengeluh pada manusia telebih pada dia..

Tegar,ia aku harus belajar tegar..

Kelak,aku banyak berterima kasih pada dia atas didikanya..

Duniamu mungkin sekarang tak kusukai tapi bukan untuk kelak..

Ang pipi

Komentar

Postingan Populer